Postingan

PELAJAR KORBAN BANJIR DI KAYU BESI KEHILANGAN PERLENGKAPAN BELAJAR

Gambar
Pasca Banjir di desa Kayu Besi, kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka saat ini seluruh pengungsi korban banjir sudah kembali ke rumah masing – masing seiring dengan situasi dan kondisi yang kembali normal.. Sebelumnya para pengungsi sekitar 500 jiwa masing - masing 250 jiwa ditempatkan di pondok pesantren Riadhul Jannah dan selebihnya ditempatkan di rumah - rumah sanak keluarga di desa Kayu Besi yang tidak terkena banjir. Kepala desa Kayu Besi Rasyidi menjelaskan, setelah surutnya air 10 Februari 2016, para pengungsi sudah kembali ke rumah masing - masing. " Kodisi rumah setelah terkena banjir belum dapat melaksanakan aktifitas dengan normal sehingga korban banjir masih dilayani di dapur umum hingga hari ini ( Jumat 12/2), rumah yang terkena banjir   masih dibersihkan dan sebagian kehilangan perabot rumah tangga terutama alat memasak sehingga untuk memenuhi makan dan minum di Posko Banjir,” ujar Rasyidi. Menurut Kades Kayu Besi, kondisi warganya yang sebagian...

WABUP RUSTAMSYAH BUKA KEMAH HIJAU "SAHABAT BUMI"

Gambar
Wakil Bupati Bangka Rustamsyah membuka Kemah Hijau "Sahabat Bumi" Minggu (7/2) di Kebun Botani Atok Man Pusat Konservasi Tumbuhan Bangka Belitung di dusun Sawah, desa Petaling Banjar, kecamatan Mendo Barat.  Kemah Hijau "Sahabat Bumi" digelar  dalam rangka peringatan hari sejuta pohon dan peringatan hari peduli sampah Nasional yang jatuh pada bulan Januari dan Februari   2016. Diselenggarakan Bangka Flora Society ( BFS )  bersama beberapa sekolah Adiwiyata di kebun Atok Man yang memiliki 60 spesies anggrek asli Bangka.  Wakil Bupati Bangka Rustamsyah mengatakan, pemkab Bangka mengapresasi kegiatan yang diprakarsai penggiat lingkungan untuk menyelamatkan lingkungan. "Kita besyukur di Bangka udaranya masih segar tidak mengalami polusi" kata Rustamsyah dihadapan peserta Kemah Hijau "Sahabat Bumi".  Menurut Wabup,  merupakan kewajiban manusia melestarikan dan memperbanyak sumber hayati yang ada dilingkungan kita. Rusakn...

PUISI EKO MAULANA ALI BAGIAN DARI PERJALANAN SASTRA DI BABEL

Gambar
Eko Maulana Ali tidak terlepas dari sejarah perjalanan perkembangan sastra di Bangka Belitung. Karya - karyanya baik yang sudah dibukukan mau belum dibukukan menunjukkan kuatnya karya tersebut yang tidak dapat dipisahkan dalam perjalanan hidupnya baik sebagai tentara, hingga menjadi bupati Bangka dan Gubernur Bangka Belitung. " Baca puisi karya pak Eko, baik beliau masih hidup hingga sekarang sudah meninggal dunia, akan selalu menjadi karya yang tidak lepas dari perjalanan sastra di Bangka Belitung, " ungkap Heru Sudrajad, pimpinan rumah puisi Bunda, Sabtu (30/1) malam di pelataran Gedung DPRD kabupaten Bangka di Sungailiat. Karya pak Eko diantaranya Gurindam Abad 21, sejumlah puisi lainnya dan sejumlah lagu. Menurut Heru, dalam pembacaan puisi digelar tokoh yang selalu setia hadir baik ketika pak Eko masih hidup maupun sudah meninggal dunia yakni M. Nasir Hasan. Mantan pejabat di Pemkab Bangka dan Bangka Tengah ini selalu membawakan karyanya sendiri. ...

BUPATI DIWAKILI ASISTEN BACA PUISI MENGENANG PAK EKO

Gambar
Tidak terasa sewindu aku disini Bersama riak pasang surut dan gelombang Kadang terasa begitu sejuk dan dingin Kadang terasa menyengat dan perih Demikian sepenggal bait puisi Sewindu Aku Disini karya Eko Maulana Ali dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Arman yang mewakili Bupati Bangka Sabtu (30/1) malam di pelataran Gedung DPRD Kabupaten Bangka. Dengan penuh penjiwaan Arman mebacakan bait demi bait puisi yang cukup panjang itu. ” Banyak kenangan yang tidak bisa dilupakan dengan almarhum pak Eko, ” ujar Arman, usai membacakan puisi. Eko Maulana Ali yang dua priode terpilih sebagai Bupati Bangka menyimpan banyak kenangan bagi para pejabat di likungan pemerintah kabupaten Bangka. Juga dirasakan oleh Kemas Arfani, kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bangka. Kesempatan itu Kemas membacakan puisi berjudul Mangrov karya Eko Maulana Ali. Mendengarkan ungkapan sahabat – sahabat pak Eko, Hj. Nurhari Astuti, istri yang mendampingi Eko Maulana ...

PEMKAB BANGKA GANDENG LIPI BANGUN KEBUN RAYA DALIL

Gambar
Pemerintah Kabupaten Bangka menjalin kerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam pengembangan berbagai bidang dan program pembangunan di kabupaten Bangka, diantaranya membangun Hutan Raya Dalil menjadi Kebun Raya Dalil.  Untuk itu Bupati Bangka Tarmizi Saat bersama kepala SKPD terkait diantaranya kepala dinas pertanian dan peternakan Kemas Arfani, kepala dinas kelautan dan perikanan Ahmad Safran, kepala dinas kebudayaan dan pariwisata Teddy Sudarsono, kepala dinas kehutanan dan perkebunan Suhodo, kepala bagian humas, PDE dan Santel Boy Yandra, kabag rumah tangga dan protokol M. Yunus melakukan kunjungan ke LIPI, Senin (26/1) di Jakarta. Kedatangan Bupati Bangka dan rombongan diterima kepala LIPI Prof. DR. Ir. Iskandar Zulkarnaen beserta jajaran. Kesempatan pertemuan dengan jajaran LIPI, Bupati Bangka Tarmizi Saat  menyampaikan keinginan membangun kebun raya Dalil di kecamatan Bakam. Hutan Raya Dalil yang memeliki luas 55,7 ha deng...

PENGIKUT AHMADIYAH DIMINTA MEMATUHI KESEPAKATAN

Gambar
Jemaah Ahmadiyah di lingkungan Srimenanti, kecamatan Sungailiat pernah membuat perjanjian pada tahun 2010. Menyusul penertiban yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bangka dengan membongkar tempat ibadah warga Ahmadiyah.  Kendati sudah diterbitkan tahun 2016 ini kembali terulang, masyarakat yang menolak keberadaan Ahmadiyah minta warga Ahmadiyah meninggalkan kabupaten Bangka. ” Berselang 6 tahun sampai tahun 2016 ini tidak ada perubahan yang dilakukan jemaah Ahmadiyah, yang kembali membuat resah masyarakat,” kata Bupati Bangka Tarmizi Saat sebelum penandatangan MOU dalam pengembangan sumberdaya aparatur pemerintah kabupaten Bangka, Senin (25/1) di Jakarta. Kembali Ahmadiyah membuat kesepakatan hari Minggu 24 Januari 2016, yang isinya   hingga tanggal 31 Januari 2016, warga Ahmadiyah diberi kesempatan mempersiapkan administrasi untuk pindah dari kabupaten Bangka. Mulai tanggal 1- 5 Februari 2016 warga Ahmadiyah melaksanakan proses meninggalkan kabupaten Bangka....

PEMKAB BANGKA KEMBANGKAN APARATUR HADAPI MEA

Gambar
Pengembangan sumberdaya aparatur pemerintah kabupaten Bangka untuk mewujudkan  aparatur yang profesional. Pemkab Bangka menjalin kerjasama dengan PT. 20 Gemilang. Kerja sama tersebut diwujudkan dalam penandatangan MOU dengan PT. 20 Gemilang Senin ( 25/1) di Jakarta. Bupati Bangka Tarmizi Saat mengharapkan melalui MOU ini pengembangan aparatur dapat dilaksanakan mulai tahun 2016 melalui APBD Perubahan. " Melalui pengembangan aparatut ini, PT 20 Gemilang dapat menjadi konsultan dan enzim bagi kami dalam percepatan pembangunan. " Kata Bupati Bangka. Selain itu Bupati mengharapkan aparatur dan masyarakat kabupaten Bangka dapat mengikuti dan tidak tertingga di era Masyarakat Ekonomi Asian ( MEA ). Sementara itu  Kepala Bappeda kabupaten Bangka Panbudi mengatakan, upaya pengembangan aparatur pemerintah kabupaten Bangka untuk memenuhi Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) kabupaten Bangka yang masih tersisa hingga tahun 2018 sesuai dengan visi Bangka Berma...